Lingkungan :
Jika komponen biotik berada pada komposisi yang proposional antar tingkat trofik dengan komponen abiotik yang mendukung kehidupan komponen biotik
Contoh: Hutan
Daya dukung lingkungan
Kemampuan suatu lingkungan untuk mendukung kelangsungan hidup mahluk hidup dengan adanya ketersediaan makanan
Contoh:
Hutan mendukung kelangsungan hidup harimau
dengan adanya hewan mangsa
Pencemaran
Meliputi:
·
Pencemaran udara
·
Pencemaran tanah
·
Pencemaran air
Istilah-istilah yang berhubungan dengan pencemaran
·
Polutan Biologi Bakteri, sampah
·
Polutan zat kimia Hg,CO2,
CFC, debu asbes, pestisida
·
Pencemaran
energy/fisik panas, radiasi
A.
PENCEMARAN UDARA
Jenis Polutan dan asalnya
·
Penggunaan bahan bakar fosil
·
Respirasi
·
Pembusukan
2.
SO2 dan NO
·
Pemakaian bahan bakar fosil
·
Gas kendaraan bermotor
·
CO (karbon monoksida)
·
Pemakain bahan bakar fosil
·
Pembakaran tak sempurna pada
kendaraan bermotor
3.
CFC (Chloro Fluor Carbon)
·
Pendingin ruangan
·
Lemari es
·
Penyemprot aerosol
Karakteristik zat
1.
CO
Ø Tidak berbau, berasa dan berwarna
Ø Tidak stabil
Ø Brasal dari pembakaran yang tak sempurna
Ø Mudah berikatan dengan Hb mengakibatkan kekurangan oksigen
Hujan asam
Ø Hasil pembakaran kendaraan bermotor
Ø Penyebab: SO2 dan NO2
Ø Reaksi
2SO2 +
O2 2
SO3
SO3 +
H2O H2SO4
Efek:
·
Merusak tumbuhan/hutan dll
·
Berkaratnya benda-benda logam
·
Penurunan pH tanah dan air
Dampak:
· Gangguan kesehatah: kanker kulit, katarak
· Kerusakan tanaman budidaya
Green House Effect
Ø Peningkatan suhu bumi karena meningkatnya kadar CO2 di atmosfer
Ø Akibat: Global warming
Ø Mencairnya es di daerah kutub
Ø Naiknya permukan air laut
Ø Tenggelamnya kota-kota tepi pantai
Penipisan lapisan ozon
Ø Ozon terdapat pada lapsan stratosfer
Ø Menahan 99% radiasi ultraviolet
Ø Penyebab:
Efek rumah kaca disebabkan karena
naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer.
Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan
bakar minyak (BBM), batu bara, dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui
kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya.
Kendati demikian, sebagian besar infra merah yang dipancarkan oleh bumi akan ditahan oleh awan, gas CO2, dan gas lainnya untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal efek rumah kaca memerlukan adanya perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi.
Selain gas CO2, sulfur dioksida, nitrogen monoksida (NO), nitrogen dioksida (NO2), serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan kloro fluoro karbon (CFC) juga dapat menimbulkan efek rumah kaca
Sumber utama Chlorofluorocarbon
(CFC) adalah aktivitas manusia yang menggunakan bahan pendingin (refrigeran)
seperti kulkas dan AC, semprotan aerosol (parfum/pengharum), bahan busa, serta
sistem pemadam kebakaran. Zat ini sering disebut sebagai freon dan merupakan
senyawa sintesis (bukan alami) yang merusak ozon.
B. PENCEMARAN TANAH
Sumber
·
Limbah rumah tangga
Plastik, kaleng dll
·
Limbah pertanian
Pupuk buatan, pestisida
C.
PENCEMARAN AIR
Sumber
·
Limbah rumah tangga
Deterjen, sampah bakteri
·
Limbah industry
Hg,Pb,Cr,Cu,Zn,Ni
·
Limbah pertanian
Pupuk buatan, pestisida
Efek: Eutrofikasi
Ø Pencemaran minyak
D.
PENCEMARAN SUARA
Ø Intensitas bunyi > 50 dB
Sumber:
Mesin industry, kendaraan bermotor, pesawat
terbang
Parameter Kualitas Limbah
·
BOD ( Biochemical Oxygen Demand
)
Ukuran kandungan O2 yang
diperlukan oleh mikroorganisme dalam air
untuk menguraikan bahan organik
BOD=
O2 terlarut awal – O2 terlarut akhir
Jumlah oksigen yang
diperlukan agar bahan buangan yang ada dalam air dapat teroksidasi melalui
reaksi kimia
Kadar oksigen terlarut
dalam air
ukuran
keasaman/ kebasaan limbah
pH
netral 6,5 – 7,5
Penanganan
Limbah
·
makanan ternak
·
kompos
·
biogas
limbah Anorganik:
·
sanitary Landfill
·
pembakaran dalam incinerator (incineration)
·
penghancuran ( Pulverisation )
·
Daur ulang
1. Rethink (Memikirkan Kembali):
Berpikir ulang sebelum membeli atau menggunakan barang apakah akan menjadi
sampah atau tidak.
2. Refuse (Menolak): Menolak penggunaan
bahan sekali pakai yang berpotensi menjadi sampah, seperti kantong plastik atau
sedotan.
3. Reduce (Mengurangi): Mengurangi
pembelian atau penggunaan barang yang menghasilkan sampah, contohnya membawa
botol minum sendiri.
4. Reuse (Menggunakan Kembali):
Menggunakan kembali barang-barang yang masih layak pakai, contohnya mengubah
botol kaca menjadi vas bunga.
5. Repair (Memperbaiki): Memperbaiki barang yang rusak daripada langsung membuangnya dan membeli yang baru, seperti memperbaiki pakaian atau alat elektronik.
6. Recycle (Mendaur Ulang): Mengolah kembali sampah menjadi bahan baku produk baru, contohnya membuat kompos dari sampah organik.













